Polifurneka Perkuat Budaya Kerja melalui Sosialisasi Penerapan 5R pada Monthly Safety Awareness

Melalui simulasi evakuasi darurat, civitas akademika Polifurneka diberikan pemahaman mengenai prosedur penyelamatan diri saat terjadi keadaan darurat serta jalur evakuasi yang telah disediakan di lingkungan kampus.

K3L

4/28/20251 min read

Kendal – Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu (Polifurneka) terus berkomitmen memperkuat implementasi Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) melalui penyelenggaraan kegiatan Monthly Safety Awareness yang dilaksanakan pada 28 April 2025 secara daring. Mengusung tema "Budaya 5R", kegiatan ini menjadi sarana edukasi sekaligus penguatan budaya kerja yang aman, tertib, dan berkelanjutan di lingkungan institusi.

Kegiatan diikuti oleh 35 peserta dari berbagai unit kerja dan membahas pentingnya penerapan prinsip 5R (Reduce, Reuse, Recycle, Replace, dan Replant) sebagai upaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih efisien, sehat, dan ramah lingkungan. Melalui penerapan prinsip tersebut, setiap insan Polifurneka diharapkan mampu mengurangi timbulan limbah, memanfaatkan kembali barang yang masih layak digunakan, mendukung kegiatan daur ulang, mengganti material yang kurang ramah lingkungan, serta meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai penerapan konsep 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke) sebagai fondasi dalam membangun budaya kerja yang efektif. Konsep tersebut menekankan pentingnya memilah barang sesuai kebutuhan, menata area kerja secara sistematis, menjaga kebersihan lingkungan, menetapkan standar kerja yang konsisten, serta membiasakan disiplin dalam menjaga kerapian dan ketertiban di tempat kerja.

Dalam sesi diskusi, peserta diajak untuk mengimplementasikan budaya 5R dan 5S tidak hanya di lingkungan kantor, tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari. Berbagai contoh penerapan sederhana, seperti menghemat penggunaan kertas, membawa wadah minum pribadi, menjaga kebersihan area kerja, hingga membiasakan mengembalikan peralatan ke tempat semula, menjadi bagian dari langkah nyata dalam mendukung budaya K3L.

Penanggung Jawab K3L Polifurneka menyampaikan bahwa keberhasilan implementasi budaya keselamatan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan dan prosedur, tetapi juga oleh kebiasaan positif yang dilakukan secara konsisten oleh seluruh pegawai.

"Penerapan budaya 5R merupakan langkah sederhana yang memberikan dampak besar terhadap terciptanya lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan produktif. Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh insan Polifurneka semakin memahami bahwa budaya K3L dimulai dari kepedulian terhadap lingkungan kerja masing-masing," ujar Penanggung Jawab K3L Polifurneka.

Melalui penyelenggaraan Monthly Safety Awareness secara rutin, Polifurneka terus mendorong peningkatan kesadaran, partisipasi, dan komitmen seluruh pegawai dalam menerapkan budaya K3L. Sejalan dengan semangat perbaikan berkelanjutan (continuous improvement), institusi berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, sehat, tertib, dan berkelanjutan guna mendukung peningkatan kinerja organisasi serta kualitas layanan pendidikan vokasi.

Polifurneka

Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu merupakan unit pendidikan vokasi di bawah naungan BPSDMI Kementerian Perindustrian yang berfokus di bidang industri furnitur.

humas@poltek-furnitur.ac.id

+62 294 3692732

Jl. Wanamarta Raya No. 20 - Kawasan Industri Kendal, Kendal - Jawa Tengah 51371

Hubungi Kami
Informasi dan Layanan

Informasi dan Dokumentasi

+62 811 1112 5255

© 2025