Polifurneka Perkuat Kesiapsiagaan Tanggap Darurat melalui Sosialisasi Emergency Evacuation Plan
Sebagai bagian dari implementasi Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L), Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu (Polifurneka) menyelenggarakan Monthly Safety Awareness bertema Emergency Evacuation Plan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan seluruh pegawai dalam menghadapi kondisi darurat melalui pemahaman jalur evakuasi, titik kumpul, serta penggunaan fasilitas keselamatan kerja.
K3L
8/26/20251 min read


Kendal – Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu (Polifurneka) terus memperkuat budaya Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) melalui penyelenggaraan Monthly Safety Awareness pada 26 Agustus 2025. Mengangkat tema "Kesiapsiagaan Tanggap Darurat (Emergency Evacuation Plan)", kegiatan ini menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kesiapan seluruh pegawai dalam menghadapi berbagai kondisi darurat di lingkungan kerja.
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring tersebut membahas berbagai aspek penting dalam sistem tanggap darurat, mulai dari pengenalan jenis-jenis bencana yang berpotensi terjadi di lingkungan kerja hingga langkah-langkah penyelamatan diri sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Melalui pemahaman tersebut, peserta diharapkan mampu merespons situasi darurat secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Materi juga mencakup pengenalan jalur evakuasi, lokasi titik kumpul (assembly point), serta prosedur evakuasi yang harus dilakukan apabila terjadi keadaan darurat. Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengikuti rambu evakuasi, menjaga ketertiban selama proses evakuasi, serta memastikan seluruh penghuni area kerja dapat mencapai titik kumpul dengan aman.
Selain itu, sosialisasi memperkenalkan berbagai fasilitas keselamatan yang tersedia di lingkungan Polifurneka, seperti Emergency Alarm, Alat Pemadam Api Ringan (APAR), dan Alat Pemadam Api Tradisional (APAT) sebagai bagian dari sistem penanggulangan keadaan darurat. Pemahaman terhadap fungsi dan lokasi fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan seluruh pegawai apabila terjadi insiden yang memerlukan tindakan cepat.
Penanggung Jawab K3L Polifurneka menyampaikan bahwa kesiapsiagaan tanggap darurat merupakan salah satu aspek penting dalam penerapan budaya keselamatan kerja yang harus dipahami oleh seluruh pegawai.
"Kesiapan menghadapi keadaan darurat tidak hanya ditentukan oleh tersedianya sarana dan prasarana, tetapi juga oleh pemahaman serta kesiapan setiap individu dalam menjalankan prosedur evakuasi. Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh insan Polifurneka semakin siap bertindak secara tepat sehingga risiko terhadap keselamatan jiwa maupun aset institusi dapat diminimalkan," ujarnya.
Melalui pelaksanaan Monthly Safety Awareness secara berkelanjutan, Polifurneka berkomitmen meningkatkan kompetensi dan kesadaran seluruh pegawai dalam penerapan K3L. Penguatan pemahaman mengenai sistem tanggap darurat diharapkan mampu mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman, tangguh, dan responsif terhadap berbagai potensi keadaan darurat sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola institusi yang unggul dan berkelanjutan.
Polifurneka
Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu merupakan unit pendidikan vokasi di bawah naungan BPSDMI Kementerian Perindustrian yang berfokus di bidang industri furnitur.
humas@poltek-furnitur.ac.id
+62 294 3692732


Jl. Wanamarta Raya No. 20 - Kawasan Industri Kendal, Kendal - Jawa Tengah 51371
Hubungi Kami
Informasi dan Layanan
Informasi dan Dokumentasi
+62 811 1112 5255
© 2025
